Friday, March 16, 2012

Rumah Minimalis


Tips Membangun Rumah Minimalis di Semarang, Jawa Tengah ataupun di Indonesia??? Berikut ini tips-tipsnya. Mudah-mudahan berguna buat teman-teman jika nanti akan membangun rumah.
  • Jika ingin menghemat dana, lebih baik rencanakan gambar interior design rumah sendiri dengan istri/suami anda. Ada banyak software desain yang bisa anda gunakan. Misalnya microsoft visio technical (ini yang saya gunakan karena lebih user friendly), kalau lebih menguasai bisa menggunakan autocad. Menggunakan visio sebenarnya sudah cukup, tinggal nanti bagaimana menjelaskan gambar tersebut ke design contractor dan interior design contractor yang akan mengerjakan rumah tersebut.
  • Gambar dan rencana desain di musyawarahkan terlebih dahulu bersama suami/istri dan kalau perlu dengan orangtua/mertua dan tukang. Ini berkaitan agar dapat pemanfaatan lahan dan penataan ruangan yang baik. Ini sangat penting dalam membuat rumah baru, karena konsep setiap orang bisa berbeda-beda, lebih baik di diskusikan bersama.
  • Pilih dan design contractor dan interior design contractor yang baik, kalau bisa sudah mengenalnya lebih dahulu atau sudah pernah melihatnya bekerja. Ini sangat penting karena berkaitan dengan kualitas pekerjaan rumah tersebut. Karena rumah yang ingin ditempati tentu ingin awet dan bertahan lama. Kredibilitas design contractor interior juga penting. Jangan sampai salah pilih dan menyesal dikemudian hari.
  • Buat surat perjanjian diatas kertas tentang pengerjaan rumah tersebut dengan tukang/kontraktor. Ini penting menyangkut hak dan kewajiban masing-masing pihak. Ada beberapa jenis kontrak, ada yang kontrak per meter bangunan (borongan material dan upah), ada yang per meter upah (borongan upah) dan lain lain. Gunakan yang paling cocok dengan anda.
  • Jika ingin mulai membangun, silahkan urus imb (izin mendirikan bangunan) jika anda belum mempunyainya. Perlu juga direncanakan mendaftar listrik dan membuat sumur/bor ketika memulai membangun.
  • Rencanakan dana anda semaksimal mungkin. Maksudnya bukan menggunakan dana semaksimal mungkin tapi manfaatkan dana yang ada sebaik mungkin. Barang dan bahan material untuk membangun berbeda-beda jenis dan kualitasnya. Disinilah anda perlu selektif dalam membeli dan menggunakan barang yang ada di pasaran. Jika dana tidak terbatas ini tentu tidak menjadi masasalah. Kalau saya ini sangat menjadi perhatian, karena dana untuk design contractor interior yang kami miliki sangat terbatas. Bisa membangun sampai berdiri saja kami sudah sangat bersyukur, meski masih banyak yang tertunda penyelesaiannya disana sini.
  • Pilih tempat membeli barang atau material yang bagus dan murah. Setiap penjual tentu memiliki harga yang berbeda-beda. Anda tinggal cari yang cocok dengan kantong.
  • Jika anda meminta barang diantar ke rumah, silahkan di prediksi waktu pengirimannya. Terkadang waktu pengiriman terjadi keterlambatan, hal ini dapat menyebabkan material tersebut tidak dapat dikerjakan oleh interior contractor sehingga waktu pengerjaan rumah menjadi tertunda. Kalau bisa, barang dan material sudah disiapkan satu atau dua hari sebelum interior contractor mengerjakannya.

Sumber Tips Membangun Rumah Minimalis : http://kontraktorsemarang.blogspot.com/

Jual Beli Rumah


Bingung Proses Jual Beli Rumah??? Jual beli rumah tidak banyak beda dengan jual beli pisang goreng. Beli pisang goreng bisa langsung datang ke penjualnya, tanya harganya, cocok, berapa buah yang akan dibeli, langsung bayar harga sejumlah pisang goreng yang dibeli. Misal, membeli 10 pisang goreng seharga Rp 500,- maka harus dibayarkan Rp 5000,- maka akan mendapatkan 10 buah pisang goreng. Jika membeli 100 buah pisang gorengpun bisa dengan menyediakan Rp 50.000,- maka bisa langsung dibawa pulang.
Masalah muncul jika penjual atau pembeli tidak memenuhi perjanjian, yang biasanya perjanjian tidak tercatat, maka pertaruhan Rp 50.000,- dapat menjadi perdebatan. Misal, pembeli sudah menyerahkan uang namun penjual tidak dapat menyediakan 100 buah pisang goreng yang dipesan, sementara uangnya sudah habis, pembeli pun kecewa bahkan marah karena pesanannya tidak terpenuhi, disisi lain penjual tidak bisa mengembalikan uang kepada pembeli karena uangnya sudah dipakai untuk hal lain. Atau sebaliknya, pembeli memesan pisang goreng tanpa uang muka, setelah pisang goreng diserahkan, ternyata pembeli tidak membayar uang seharga uang yang telah disepakati. Penjual pun tekor karena barangnya tidak dibayar sebagai mana mestinya.

Kejadian di atas mungkin bisa di “iklas”kan jika nilai nominal yang dipertaruhkan setara dengan 100 buah pisang goreng. Bagaimana jika nilai yang dipertaruhkan itu setara dengan 1.000.000 pisang goreng? Apakah bisa dipercaya dan diperaruhkan uang senilai Rp 500.000.000,- yang setara dengan harga rumah dengan transaksi langsung seperti di atas?
Jangan sekali-kali melakukan transaksi jual beli rumah layaknya seperti jual beli pisang goreng. Perlu adanya pihak lain yang menjamin proses jual beli tersebut berjalan dengan lancar. Untuk itu perlu didefinisikan pihak-pihak yang terlibat dalam proses jual beli rumah.
Pihak tersebut adalah:
  • Penjual, Penjual adalah orang yang secara resmi dan tercatat memiliki dokumen kepemilikan tanah dan atau bangunan. Pihak Penjual bermaksud menjual tanah dan atau bangunannya sesuai dengan spesifikasi yang tercatat dalam dokumen yang dimilikinya.
  • Pembeli, Pembeli adalah orang yang bermaksud membeli tanah dan atau bangunan yang ditawarkan oleh Penjual. Sebagai catatan, pembeli harus mempunyai identitas yang jelas.
  • Notaris, adalah orang yang mempunyai profesi sebagai pejabat peneliti, pencatat dan pembuat Akta, surat perjanjian dan atau sejenisnya yang diakui secara hukum. Seorang notaris pasti mempunyai ijin profesi yang dikeluarkan oleh Departemen Hukum dan Kehakiman.
Pihak-pihak di atas adalah aktor utama dalam proses jual beli tanah dan atau rumah. Jika sudah ada persetujuan harga antara Pihak Penjual dengan Pihak Pembeli, maka proses selanjutnya adalah pembuatan Akta Jual Beli yang yang diteliti, dicatat dan dibuat oleh Notaris.
Catatan Penting dalam Artikel ini adalah:
  • Dokumen Kepemilikan Tanah dan atau Bangunan
  • Identitas Pihak yang terkait
  • Ijin Profesi
Pertanyaan setelah membaca artikel ini:
  • Apakah dokumen kepemilikan tanah dan atau bangunan tersebut  dokumen asli?
  • Siapakah Penjual, Pembeli dan Notaris, apakah mereka mempunyai identitas yang jelas?
  • Apakah Notaris mempunyai Ijin Profesi yang masih berlaku?
  • Dimana  Lokasi Tanah dan atau bangunan, sesuaikah dengan dokumen?
  • Siapakah aktor lain yang diperlukan dalam jual beli rumah dan tanah?
  • Kapan harus menetapkan waktu yang tepat dalam melakukan proses jual beli?
  • Bagaimana mengetahui keseriusan penjual atau pembeli dalam proses jual beli?
  • Bagaimana mengetahui indikasi penipuan dalam jual beli rumah dan tanah?
Pertanyaan di atas akan dijawab dalam artikel berikutnya.
Sumber Jual Beli Rumah Semarang : jualbelipropertyrumahtanah.blogspot.com

Miliarder Properti


Kisah Sukses Guru Yang Menjadi Miliarder Properti???Mantan Guru Bahasa Inggris yang Menjadi Miliarder Properti. Pernah menjadi guru les bahasa Inggris, Cipto banting setir terjun ke bisnis kontraktor. Kini, ia menjadi pemilik Grup Nusuno dengan aset Rp 800 miliar.
Dengan penampilannya yang bersahaja, yang sehari-hari hanya menggunakan kemeja lengan pendek, celana panjang Cipto Sulistyo adalah salah satu pengusaha tob di negeri ini, dia adalah pengusaha properti yang telah membangun banyak property hunian di banyak kota. Memang namanya tidak setenar Ciputra, Trihatma, atau Rudy Margono, namun nama Cipto dengan bendera grup Nusuno tidak dapat dipandang sebelah mata, banyak proyek kelas menengah yang digarapnya dengan aset rata-rata Rp800 miliar.
Di balik kesederhanaannya itu, ternyata Cipto adalah sosok yang workaholic. Kelahiran Jakarta, 3 April 1967, ini mengungkapkan, seandainya dalam sehari ada 36 jam, ia akan lebih banyak mencurahkan waktu untuk bekerja. Baginya, hidup ini adalah bekerja, bekerja dan bekerja. Dengan kegigihannya itulah, tak mengherankan, ia menjadi orang sukses. Meski tidak dilahirkan dari kalangan keluarga pebisnis, ia mampu membuktikan dirinya bisa menjadi entrepreneur yang cukup diperhitungkan.
Lulusan Sastra Inggris Universitas Nasional, Jakarta, ini sempat mengajar bahasa Inggris di lembaga kursus LIA dan LPIA. Namun, akhirnya ia pindah jalur menjadi entrepreneur.Ketika memulai bisnis, ia menjadi kontraktor, dan kemudian berkembang menjadi developer kini telah membangun tak kurang dari 9 proyek hunian di Jabodetabek. Selain itu, ia memiliki bisnis institusi keuangan (bank perkreditan rakyat/BPR), lembaga pendidikan, minimarket, pabrik cat, toko material bangunan dan percetakan. Cipto menegaskan ”di dunia ini tidak ada orang bodoh atau pintar. Yang ada hanyalah orang malas dan rajin. Dan saya merasa tidak malas, sehingga semua pekerjaan bisa dikerjakan oleh orang yang tidak malas”. Ia menambahkan, kunci suksesnya terletak pada tiga hal: kerja keras, fokus pada pekerjaan, plus hoki.
Perjalanan bisnisnya bermula tahun 1990. ”Nusuno itu diambil dari nama tiga orang pendirinya,”ujarnya. Saat usianya 23 tahun, ia bersama dua temannya, Nuzulul Haque dan Danardono, mendirikan Nusuno yang awalnya membidangi jasa kontraktor dan konsultan perencanaan bangunan. Kebetulan kedua temannya yang dulu sama-sama sekolah di SMP 42, Jakarta Selatan. Dengan bergulirnya waktu Nusuno lambat laun menjadi besar yang rata-rata mengerjakan proyek senilai Rp 4-5 miliar dalam sebulan. Dalam perjalanannya, kedua teman Cipto tersebut tidak aktif dalam pengelolaan perusahaan. Sehingga, dialah yang menjadi nahkoda Nusuno dan selanjutnya menjadi pemilik tunggal.
Setelah sukses menggeluti bisnis kontraktor, Cipto tergiur menjajal bisnis properti. Mula-mula ia melakukan jual-beli tanah dan membangun ruko kecil-kecilan. Tak disangka, setiap transaksi selalu untung. Permodalan diambil dari keuntungan jasa kontraktor sebelumnya. Sayang, masa-masa emas mencetak duit itu tidak berlangsung lama. Tahun 1997, akibat badai krisis moneter, Nusuno limbung dan sempat terlilit utang Rp 15 miliar.
Boleh dibilang, setelah 1997 itu bisnis Nusuno masih kembang-kempis. Sampai akhirnya Dewi Fortuna datang lagi pada tahun 2000-an. Tepatnya, tahun 2004-06, saat booming dunia properti. Momentum itu tidak disia-siakan Cipto dengan memberanikan diri membangun perumahan.
Tahun 2004, Nusuno meluncurkan proyek properti perdana dengan skala medium. Namanya, Perumahan Puri Bintara di Bekasi seluas 6 hektare. Jenis rumah yang dipasarkan mulai dari tipe 64 dengan harga Rp 215 juta/unit. Lagi-lagi Cipto dinaungi hoki: dalam tempo 1,5 tahun, 300 unit rumah ludes diserap pasar. Tak puas cuma menangani Puri Bintara, ia kembali meluncurkan proyek baru bernama Bintara Estate di Bekasi juga. Di atas lahan seluas 1 ha itu, ia membangun town housesebanyak 60 unit dengan harga Rp 250-700 juta tiap unit, yang juga banyak diminati konsumen.
Cipto makin ketagihan membangun beberapa proyek permukiman. Maka, ia pun kemudian membangun Puri Juanda Regency di Bekasi Timur sebagai proyek ketiga. Dengan lahan 6 ha, perumahan itu terdiri atas 266 unit rumah dan banderolnya Rp 130 jutaan per unit. Proyek keempatnya, Puri Pakujaya. Perumahan yang berlokasi di Tangerang itu menempati lahan 2,2 ha dan terdiri atas 97 unit rumah tipe 39 seharga Rp 70 juta/unit. Sementara proyek perumahan kelima adalah Puri Kranji Regency di Bekasi, sebanyak 260 unit dengan luas tanah 4 ha.
Kendati sudah memiliki lima proyek perumahan di Bekasi dan Tangerang dengan skala menengah, Cipto masih haus ekspansi. Sasaran berikutnya adalah membangun perumahan kota mandiri yang menyedot dana lebih gede. Ada dua proyek terbaru: Grand Valley Residence di Depok seluas 33 ha dengan investasi Rp 1,3 triliun, dan kota mandiri Kalimalang Epicentrum seluas 21 ha dengan investasi Rp 800 miliar.
Bisnis apartemen juga dibidik Cipto. Sejauh ini setidaknya dua proyek apartemen telah dikembangkan Nusuno. Pertama, Apartemen Square Garden di Cakung, Jakarta Timur. Apartemen ini memiliki empat tower; satu tower terdiri atas 124 unit dengan harga Rp 109 juta/unit. Yang kedua, Apatermen Eastonia di Jatiwaringin, Pondok Gede, yang berdiri di atas lahan seluas 3 ha.
Mitra bisnis Cipto menilai Nusuno adalah the rising star. Hendra Bujang, misalnya, menganggap Cipto sebagai pengusaha yang punya kemauan keras. “Visi-misi bisnisnya sangat bagus. Saya optimistis Nusuno akan lebih maju dan menjadi the rising star jika tidak ada krisis lagi,” tutur Associate Director Danpac Asset Management itu memuji. Sebelumnya Danpac adalah advisor Nusuno dalam menangani restrukturisasi dan pengembangan bisnis.
Sejauh ini Danpac baru pertama kali melakukan sinergi pembiayaan. Kerja sama yang dilakukan adalah membiayai proyek Apartemen Eastonia senilai Rp 40 miliar. Adapun total nilai proyek Rp 70-90 miliar. ”Kami tertarik bekerja sama dengan Nusuno karena banyak potensi. Nusuno juga telah proven lolos dari krisis global. Pertimbangan lain, sektor bisnisnya terkait dengan kebutuhan riil masyarakat, seperti properti, lembaga pendidikan, minimarket dan kesehatan,” Hendra menguraikan.
Hendra juga mengkritik Nusuno. Sebagai private company, kekuasaan masih berpusat di tangan pemilik. Padahal, di luar banyak peluang bisnis yang harus segera ditangani, sehingga prosesnya agak sulit. Jadi, di level manajemen, ia menyarankan, perlu limit tertentu pada kebijakan Cipto. Dengan demikian, sebagian kewenangan penting didelegasikan ke para profesional. Untuk itu, pola manajemen kekeluargaan mesti dirombak.

Monday, January 2, 2012


Struktur Baja Menara Eiffel

Menara Eiffel yang masuk kedalam 7 keajaiban dunia ini dalam bahasa Perancis disebut juga Tour Eiffel, yang merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia. Lebih dari 200.000.000 orang telah mengunjungi menara ini sejak pembangunannya tahun 1889. Pengerjaan proyek tersebut dipemimpin oleh: Gustave Eiffel. Itulah mengapa Menara tersebut diberi nama Menara Eiffel, untuk mengenang jasa sangStructural Engineer nya. Gustave Eiffel dibantu oleh para insinyur Maurice Koechlin danEmile Nouguier, serta Stephen Sauvestre sebagai arsitek.

Rencana proyek dimulai pada tahun 1884. Karena banyak mengalami hambatan, pembanguan menara baru dimulai tahun 1887 dan selesai 26 bulan kemudian pada tahun 1889. Menara ini akan rencana akan dirobohkan setelah berlangsungnya pekan Pameran Dunia 1900. Akan tetapi, percobaan berhasil dari transmisi radio yang dikendalikan oleh Angkatan Bersenjata Perancis sebelum hari pemugaran akhirnya menyelamatkan Menara Eiffel.


Berikut adalah spesifikasi dari Menara Eiffel :

  • Bahan yang digunakan untuk konstruksi ini adalah : Besi baja dikaitkan dalam bentuk persilangan dari 18.038 biji yang diperkuat dengan 2.500.000 paku. Kerangka dari karya Gustave Eiffel ini tahan angin dan walaupun bahannya dari besi dan berat menaranya 7.300 ton.
  • Tinggi : dari tanah sampai tiang bendera, tingginya 312.27 meter pada tahun 1889, sekarang 324 meter dengan antenanya. Saat ini, berbagai perusahaan televisi Perancis memasang antena mereka di puncak Menara Eiffel.
  • Penerangan : "Gadis Besi" ini diterangi dengan 352 projektor 1.000 watts dan berkedip setiap sengah jam pada malam hari dengan 20.000 bola lampu dan 800 lampu disko. 
  • Jumlah tangga : 1.665 tangga bagi pengunjung yang senang olah raga. Ada 2 buah lift yang naik ke tingkat dua dimana bisa ditemukan berbagai toko suvenir.
Menara tersebut dimiliki oleh Pemerintah Daerah Paris dan dikelola oleh perusahaan swasta, "Société Nouvelle de l'Exploitation de la Tour Eiffel", kerangka besi ini direnovasi setiap 7 tahun sekali dan dicat dengan 50 ton cat. Renovasinya digarap olah pekerja yang manguasai olah raga alpinis dan akrobatis. Supaya membuat menara kelihatannya lebih hidup, 4 lampu laser xenon yang berkekuatan 6.000 watts berputar secara permanen di puncak menara.

Berikut adalah Gambar Rencana Pengerjaan Proyek Menara Eifel yang masih digambar secara manual (kiriman dari teman saya) :

RENCANA PROYEK MENARA EIFFEL 1-5 :

Gambar 1. Tampak Menara dari Samping
Gambar 2. Detail Pondasi yang akan Digunakan
Gambar 3. Detail Base Plate dan Sambungan
Gambar 4. Potongan Melintang

 Gambar 5. Detail Bracing dan Sambungan

RENCANA PROYEK MENARA EIFFEL 6- 10 : 

 Gambar 6. Detail Busur Melingkar dan Sambungan 

Gambar 7. Tampak Atas  

Gambar 8. Detail Tampak Samping

Gambar 9. Detail Menara Atas

Gambar 10. Detail Profil yang Digunakan

FOTO SAAT PENGERJAAN PROYEK BERLANGSUNG (11- 15) :

Gambar 11. Pekerjaan Galian untuk Pondasi

 Gambar 12. Pekerjaan Pondasi

 
Gambar 13. Ereksi Struktur Baja

Gambar 14. Ereksi Struktur Baja

Gambar 15. Detail Sambungan untuk Struktur Atas

FOTO PENGERJAAN PROYEK BERLANGSUNG (16- 20) :

Gambar 16. Menara Eiffel 20%

 Gambar 17. Menara Eiffel 40%

Gambar 18. Menara Eiffel 60%

Gambar 19. Menara Eiffel 80%

Gambar 20. Menara Eiffel 100%

Peralatan untuk metode konstruksi yang digunaan pun masih sangat sederhana, pada waktu itu belum memakai Tower Crane. Terlebih lagi perhitungan strukturnya yang masih dilakukan dengan manual, karena pada waktu itu belum ada software analisa struktur seperti SAP dan ETABS. Wajar kan... Jika menjadi 7 Keajaiban Dunia. Maka, sungguh beruntunglah para Engineer yang dilahirkan sekarang, dimana telah banyak alat bantu dan teknologi yang memudahkan kita untuk menganalis dan menghitung struktur bangunan.




    Seberapa Besar Keuntungan Kontraktor..?

    Sering kali kita dengar teman- teman atau sahabat kita yang berkata : “Wah, dah jadi kontraktor nih..!!” Kaya dong sekaraaang…” Nah, apa memang benar demikian…? Apakah gaji kontraktor itu memang sebesar itu..? Nah, sekarang coba kita bahas…. 

    Fakta yang akan diberikan adalah data rasio profitabilitas operational margin dan ROE (Return On Equity). Sebenarnya masih ada beberapa rasio profitabilitas yang lain, tapi  2 rasio itu dianggap cukup mewakili. ROE diambil karena ROE adalah indikator utama rasio profitabilitas. Maksudnya jika ROE baik maka rasio yang lain juga baik. ROE adalah tingkat pengembalian dari bisnis atas seluruh modal yang ada. Rumus ROE = Laba bersih / Total Ekuitas (modal). ROE merupakan salah satu indikator yang digunakan pemegang saham untuk mengukur keberhasilan bisnis yang dijalani.


    Jika Kami bagi sample nya dalam 3 kategori pelaku utama proyek, yaitu : Kontraktor, Developer (Owner), dan Supplier/ Produsen. Khusus konsultan perencana atau Manajemen Konstruksi (MK) tidak Kami tampilkan, karena omset mereka kecil dan hampir tidak ada yang listing di bursa saham. Maklum, data- data ini diambil dari laporan keuangan salah satu broker di BEI (Bursa Efek Indonesia)

    Tidak ada metode statistik apapun yang dipakai selain rata- rata / average. Simpel aja, tinggal lihat data berbicara. Sample yang diambil pun tidak banyak, hanya beberapa yang mudah-mudahan mewakili. Nanti akan Kami bandingkan unsur rasio profitabilitas dengan data tingkat risiko yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis mereka. Kita lihat saja korelasinya. (Data dalam prosentase)

    Berdasarkan data- data di atas, dapat disimpulkan beberapa fakta berikut:
    1. Rata-rata operational margin, tertinggi adalah Developer dan terendah Kontraktor.
    2. Rata- rata ROE, tertinggi kontraktor dan terendah Developer.
    3. Operasional margin tertinggi adalah supplier semen, disusul depelover dan yang terendah adalah kontraktor swasta, supplier kabel, dan kontraktor BUMN.
    4. ROE tertinggi adalah produsen semen lalu supplier sanitair merk TOTO. Sedangkan ROE terendah adalah Produsen Aluminium merk INDAL, supplier keramik, dan Developer.
    5. Perusahaan paling stabil dan tinggi dalam meraih keuntungan adalah perusahaan  produsen semen dan supplier sanitair merk TOTO.
    6. Perusahaan yang tetap memberikan keuntungan cukup pada masa krisis keuangan global 2008 adalah Kontraktor BUMN, Supplier semen, supplier besi rakitan Lionmesh, Supplier sanitair merk TOTO, dan supplier kaca merk Asahimas.
    7. Perusahaan paling terpuruk selama masa krisis keuangan global adalah supplier kabel, supplier aluminium, supplier keramik, dan kontraktor swasta.
    Secara operational keuntungan kontraktor itu kecil. Hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya risiko yang terjadi pada kontraktor.  Penyebab lainnya yang mungkin adalah tingkat kompetisi yang begitu ketat. ROE lebih tinggi mungkin karena kontraktor tidak memerlukan modal yang cukup besar dalam menjalankan usahanya. Adanya uang muka dalam proyek menyebabkan tidak diperlukannya modal yang besar. Lebih tingginya rasio ROE juga bisa disebabkan adanya penghasilan lain- lain kontraktor tersebut. Walaupun lebih tinggi dari operational margin, namun ROE kontraktor masih di bawah rata-rata produsen.

    Kontraktor BUMN umumnya sudah mencadangkan biaya risiko (risk contigency) sekitar 2-5% tergantung dari analisis risikonya di luar keuntungan. Sehingga jika tidak ada risiko yang terjadi di luar dugaan atau risiko terkendali dengan baik, maka rencana keuntungannya relatif terjaga dikisaran 5-10%. Jika ada risiko tinggi yang terjadi, maka rencana keuntungan akan menurun bahkan merugi. Untuk kontraktor swasta, apalagi menengah ke bawah kemungkinan tidak mencadangkan. Sehingga ketika terjadi risiko tinggi  yang tak terkendali, kontraktor itu umumnya merugi dan rasio profitabilitas turun.

    Developer mendapatkan keuntungan operational tinggi (dilihat dari operasional margin) ternyata memiliki ROE yang rendah. Hal ini mungkin disebabkan  oleh beberapa sebab:
    1. Beban bunga bank yang cukup tinggi.
    2. Modal awal yang besar.
    3. Biaya lain-lain yang besar.
    Kebanyakan supplier / produsen profitnya cenderung stabil dan cukup tinggi. Hal ini bisa jadi karena mereka nyaris tidak tersentuh oleh risiko pelaksanaan proyek. Pesanan sudah standard atau sudah ada gambar yang jelas. Kecil kemungkinan salah produksi. Kecuali mungkin untuk produsen keramik dimana tingkat kegagalan produksi agak tinggi dan barang mereka agak rawan pecah atau cacat. Di samping bahwa mereka kadang- kadang memproduksi type keramik yang belum tentu laku di pasaran. Barangkali itu yang membuat profitabilitas mereka kurang baik / tidak stabil. Beda dengan semen yang tidak mungkin tidak terpakai kecuali proses handling tidak baik sehingga semen mengeras.

    Ada satu pertanyaan yang belum terjawab. Kenapa produsen semen dan produsen TOTO menghasilkan keuntungan yang cukup tinggi? saya cuma asal jawab aja bahwa produsen semen itu ada unsur Kartel. Ingat bahwa semen selalu langka pada akhir dan awal tahun, akibatnya harga melonjak tinggi. Lalu TOTO itu karena produknya bagus, dan belum ada kompetitor yang kuat bagi TOTO. Hampir semua spesifikasi perencanaan gedung menggunakan TOTO. Yah, agak monopoli harga (walau discount sampai 55%) tapi tidak 100% monopoli karena mereka memang menguasai pasar.

    Kami akan sampaikan suatu hasil penelitian yang memetakan tingkat risiko yang dipikul oleh pelaku proyek yang dihubungkan dengan tingkat kreatifitasnya.
    Umumnya konsultan memiliki risiko yang rendah kecuali konsultan arsitek. Ini kalau di luar negri lhoo…Kemudian kontraktor / subkontraktor M/E di level medium risk. Developer, kontraktor, dan Arsitek memiliki risiko yang tinggi. Saya rasa antara hasil penelitian dan kenyataan di lapangan sudah sesuai. Memang ternyata kontraktor itu tidak untung gede karena risiko yang tinggi dan minim ide kreatifitas.

    Jadi, Apakah Anda masih beranggapan kontraktor itu untungnya banyak? masih ingin mempertahankan opini Anda atau malah tertarik mau jadi supplier / produsen semen atau sanitair yang untung banyak dan anti krisis keuangan? hehehe…